Jumat, 16 Maret 2012

Mamic Puji Penampilan Jajang Sukmara

 



JAJANG Sukmara menjadi pusat perhatian karena gol yang diciptakannya. Pujian langsung digulirkan Pelatih Drago Mamic kepada pemain yang sempat melamar ke Persija Jakarta, dua musim lalu.
Mamic menyebut sejak awal dirinya memang meyakiniu Jajang akan menunjukan talenta dan bakatnya secara maksimal.
Masuk menggantikan Robbie Gaspar di awal babak kedua, Jajang tidak membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekannya di lapangan.
“Kami telah bersama cukup lama, saya tahu bakat pemain ini (Jajang). Anda bisa melihat, anak ini masuk dan berada di lapangan, lalu sudah bisa memberikan upaya maksimal dan mencetak gol,” terang Mamic.
Menurut Mamic, Jajang memiliki kemampuan sama baiknya saat bertahan maupun ketika membantu serangan. Kecepatan berlari, kemampuan menempatkan diri dan insting mencetak gol sudah dimiliki jebolan akademi sepak bola Saint Prima FC Bandung ini.
“Dia mampu menghentikan penyerang lawan dan bermain dengan sangat bagus. Tidak berpengaruh seberapa sering dia bermain, tetapi saat dia dimainkan, bisa bermain bagus,” ucap Mamic.
“Kecuali saat dia melakukan bunuh diri (sambil bercanda).  Tetapi dia dicadangkan pada pertandingan lawan Persela tentu bukan karena gol bunuh diri itu (lawan Persipura),” tandas Mamic sambil terkekeh.

Sumber : 
persibholic.com

Jumat, 09 Maret 2012

Wall of Fame, Suara Bobotoh untuk Persib

 

LIMA hari jelang perayaan ulang tahun Persib Bandung ke-79, Rabu (14/3), PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) memberikan fasilitas kepada bobotoh yang ingin memberikan pesan dan kesan juga bubuhan tanda tangan di 'Wall of Fame'.
Spanduk dengan panjang 2 x 10 meter ini terbentang di pelataran parkir kantor PT. PBB, Jalan Sulanjana nomor 17, Bandung. Menurut Direktur PT. PBB, Risha Adiwijaya, bobotoh bisa menuliskan harapan, dukungan maupun kritik membangun untuk Persib.
"Kita menyediakan 3 buah spanduk, khusus bobotoh atau warga Jawa Barat yang ingin mengisi ucapan ulang tahun, harapan terhadap Persib, di area parkir Cafe Persib,” ujar Risha ketika dihubungi wartawan, Jumat (9/3).
Risha menuturkan, maksud dari adanya tiga buah spanduk tersebut untuk dipasang pada acara syukuran yang diselenggarakan di kantor PT. PBB, Kamis (16/3) mendatang.
"Jelang ulang tahun Persib ke-79, kita akan mengadakan acara syukuran sederhana, Rabu (16/3) nanti. Cara ini pun di khusukan sebagai ucapan ulang tahun kepada Persib yang akan di hadiri seluruh elemen pecinta Persib, seperti pemain, bobotoh dan lainya," lanjut Risha
"Kita akan coba berikan hal berbeda. Dan dalam dua hari ini, tiga papan  spanduk yang di pasang, dua di antaranya sudah di penuhi tulisan atau tandatangan dari bobotoh. Tinggal menyisakan satu lagi, setelah semuanya penuh, papan itu akan di pasang dalam acara 16 Maret nanti," pungkasnya.(Ziyan M Nasyith)

 Sumber :
persibholic.com


Kado Special Jendry Untuk Persib dan Bobotoh




PENJAGA gawang Persib Bandung, Jendry Pitoy siap memberikan kado special di ulang tahun Persib ke-79 saat menjalani dua laga kandang terakhir Maung Bandung di putaran pertama kontra Persela Lamongan, Minggu (11/3) dan Arema Malang, Kamis (15/3) mendatang.
Eks penjaga gawang Persipura Jayapura ini mangaku siap untuk sapu bersih dua laga kandang tersebut.  Jendry pun menambahkan, dirinya tidak ingin mengecewakan bobotoh dan warga Bandung, pasca dua kekalahan Persib saat melakoni tur Papua.
"Secara pribadi saya selalu punya ambisi, bahwa setiap laga kandang kita harus menang. Di Papua kita mendapat hasil mengecewakan, makannya saya tidak mau mengecewakan bobotoh lagi," ujar Yandri kepada wartawan di Mess Persib jalan Ahmad Yani, Bandung, Jumat (9/3/2012).
Meskipun baru mencicipi atmosfer sepak bola Bandung, eks penjaga gawang Persija ini menuturkan, dirinya ingin merasakan kebahagiaan perayaan ulang tahun Persib yang ke-79.
Jendry pun berharap, bobotoh bisa mendoakan yang terbaik untuk Persib dalam dua laga kandang tersebut “"Saya kan baru di Persib, jadi pertandingan nanti harus bisa jadi kado manis untuk ulang tahun Persib, dengan kita bisa meraih kemenangan di dua laga kandang terakhir putaran pertama ini. Bobotoh berdoa, kami sebagai pemain berjuang di lapangan," pungkasnya. (Ziyan M Nasyith)

Sumber :
persibholic.com

Rabu, 07 Maret 2012

Persib tinggal tunggu panggilan PSSI




Seperti diketahui bahwa PSSI melalui Bernhard Limbong sebagai Penanggung Jawab Timnas dan Ketua Komisi Disiplin mengatakan akan mengundang 12 klub ISL untuk menghadiri kongres. PSSI tampaknya sedikit melunak dan bersedia berembug dan mengundang 12 klub tersebut.

Ke-12 klub tersebut adalah Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persela Lamongan, Persidafon Dafonsoro, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar.

Mengenai kabar tersebut, Persib Bandung mengaku belum menerima undangan secara resmi. Hal itu dikemukakan oleh Komisaris PT PBB (Persib Bandung Bermartabat), Kuswara S. Taryono.

"Kami memang sudah mendengar kabar tersebut. Namun, sampai saat ini Persib belum menerima undangan secara resmi dari PSSI," ujar Kuswara ketika dihubungi INILAH.COM, Rabu (7/3/2012).

"Jika kabar itu benar adanya, kami akan memberikan apresiasi karena itu merupakan sebuah langkah positif. Saat ini kami belum bisa menentukan sikap karena memang undangan resmi belum ada. Jika undangan resmi sudah ada, kita akan mengadakan rapat internal terkait undangan tersebut," sambungnya.

Ketika disinggung mengenai surat pembekuan PSSI untuk Persib, Kuswara menyatakan hingga kini surat tersebut belum diterima 'Maung Bandung'.

"Kami belum menerima surat tersebut yang katanya akan dikirim 8 Februari. Oleh sebab itu, secara legal kami masih anggota PSSI," tukasnya.

Sumber :
www.inilah.com

Tekuk Vietnam, Indonesia Lolos ke Final





Pertandingan antara Indonesia kontra Vietnam digelar di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium, Rabu (7/3/2012).

Anak asuh Widodo C. Putro ini masih mengandalkan Andik Vermansyah sebagai penggedor jala lawan. Indonesia berhasil unggul 1-0 di babak pertama berkat gol yang dicetak oleh Miko Ardiyanto di menit ke-38 usai memanfaatkan umpan yang dilepaskan oleh Andik.

Di babak kedua, Indonesia mampu menggandakan kedudukan menjadi 2-0 berkat sumbangan Andik Vermansyah di menit ke-71.

Dengan hasil ini, Indonesia berhak melaju ke babak final turnamen Sultan Hassanal Bolkiah dan akan menunggu pemenang antara Myanmar kontra Brunei Darussalam yang akan digelar malam nanti.

Babak final sendiri akan digelar hari Jumat (9/3/2012) di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium.

Susunan pemain

Vietnam: Le Van Nghia; Dao Duy Khanh, Nguyen Minh Hai, Do Hung Dung, Nguyen Xuan Nam, Phan Dinh Thang, Nguyen Van Manh, Ho Sy Sam, Cao Xuan Thang, Pham Hoang Lam, Vo HuyToan.

Indonesia: Aji Saka; Syaiful Indra Cahya, Samsul Arifin, Kurniawan, Ridwan Awaludin, Achmad Faris Ardiansyah, Nurmufid Fastabiqul Khairot, Agus Nova Wiantara, Miko Ardiyanto, Yosua Pahabol, Andik Vermansyah.

Sumber :
inilah.com

Miljan Kaget Lihat Ronaldikin Mirip Ronaldinho



Pemain tengah Persib Bandung Miljan Radovic mengaku sangat terpukau dengan kemiripan antara Ronaldikin Taucho dengan pesepak bola Brasil, Ronaldinho Gaucho. Miljan baru pertama kali bertatap muka dengan lelaki asal Bandung ini di mess Persib, Selasa 6 Maret.
“Ini tidak bisa dipercaya. Mereka sangat mirip sekali. Hanya yang ini (Ronaldikin) posturnya lebih kecil,” ungkap Miljan.
Siapa yang tak kenal Ronaldinho, pemain yang pernah tergabung di dua klub besar dunia, AC Milan dan Barcelona. Seiring dengan melesatnya karier pemain asal Brasil ini, semakin tenar pula Ronaldikin yang memiliki rupa seperti Ronaldinho. Wajah Ronaldikin pun sudah sering muncul di layar televisi swasta nasional dan membintangi beberapa iklan.
Miljan mengatakan sudah mengetahui ada sosok pria yang wajahnya mirip dengan Ronaldinho sekitar 10 hari lalu di acara Starbol melalui layar televisi. Namun saat melihat dengan mata kepalanya sendiri, keterkejutan Miljan tak berkurang.
“Saya sudah pernah liat dia (Ronaldikin) di tv, waktu acara Starbol. Bahkan saya lihat Fabio Cannavaro pun foto bersamanya,” ujar Miljan.
Keduanya bertemu di mess Persib untuk mengisi salah satu acara di stasiun televisi nasional, ANTV. Miljan dan Ronaldikin melakukan adu tendangan bebas.
Saking kagumnya dengan kemiripan antara pria yang bernama asli Sodikin dengan Ronaldinho,
Miljan menyempatkan diri untuk berfoto bersama sebelum ia meninggalkan mess Persib. Tak puas satu kali jepretan, Miljan meminta beberapa kali untuk berfoto.

Sumber : 
simamaung.com

Game Internal Sebagai Pertandingan Percobaan



Pelatih kepala Persib Bandung Drago Mamic melaksanakan rencananya untuk menempatkan Mohammad Nasuha di posisi gelandang sayap. Itu dilakukan saat tim Persib melakukan game internal di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Rabu (7/3) pagi. Sepanjang pertandingan intern itu, Nasuha beroperasi di gelandang sayap kiri.
Pada sesi latihan Rabu pagi, Mamic menggelar game internal. Tim Persib dibagi menjadi 2, tim biru dan tim kuning. Tim biru dihuni Jandri Pitoy, Tony Sucipto, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Zulkifli Syukur, Miljan Radovic, Robbie Gaspar, Hariono, M Ilham, Moses Sakyi dan Airlangga. Sementara tim kuning diperkuat Cecep Supriatna, Jajang Sukmara, M Agung Pribadi, Rian Permana, Wildansyah, M Nasuha, Atep, Hendra Ridwan, Budiawan, Anggi Indra dan Aliyudin.
Babak satu berjalan dalam tempo sedang dan tidak ada satupun gol tercipta. Pada babak kedua, Mamic melakukan beberapa perubahan. Atep dimasukkan ke tim biru dan mentransfer Airlangga ke tim kuning. Serta mengganti Gaspar dengan Jajang sehingga Tony maju ke lapangan tengah. Formasi permainan pun berubah dari 4-4-2 menjadi 4-2-3-1. Sedangkan tim kuning berubah formasi menjadi 4-3-3.
Formasi tim biru ini tidak bisa bertahan lama karena Zulkifli mengalami cedera hamstring. Airlangga akhirnya dikembalikan ke tim biru dan balik menggunakan formasi permainan 4-4-2. Tim biru berhasil menuai hasil positif. Tiga gol membuat tim biru unggul atas tim kuning tanpa balas. Ketiga gol tim biru dicetak Airlangga, M Ilham dan Tony Sucipto.
Mamic mengatakan latihan kali ini sangat penting baginya untuk mencoba semacam pertandingan percobaan dan melihat kinerja Nasuha yang ditempatkan sebagai gelandang sayap kiri. Mamic mengaku percobaannya itu tidak bisa dilakukan saat pertandingan resmi.
“Latihan ini sangat penting karena saya tidak bisa melakukannya saat pertandingan. Saya harus melakukan semacam pertandingan percobaan untuk mencari solusi dari apa yang ada di kepala saya. Ini sangat berguna untuk saya, bagaimana percobaan ini bisa berfungsi dengan baik. Karena kita tidak bisa melakukan eksperimen saat pertandingan,” papar Mamic usai latihan.
Mamic menilai kondisi Nasuha dan Gaspar masih belum kompetitif terhadap pemain Persib lainnya. Mamic memaklumi hal itu karena keduanya, termasuk Aliyudin, adalah pemain yang baru pulih dari cedera dan sakit. Kendati kondisi fisiknya sudah baik, namun belum bisa bersaing dengan pemain lain.
“Kamu bisa lihat Gaspar dan Nasuha belum dalam kondisi siap berkompetisi (dengan pemain lain). Hal itu juga terlihat pada Aliyudin hari ini. Itulah masalah yang selalu melanda pemain yang baru pulih dari cedera sehingga tidak mengikut latihan, mereka belum siap berkompetisi,” jelas Mamic.

Sumber :
simamaung.com